Beruang Kutub (Ursus Maritimus).
Ukuran : Jantan Dewasa dapat mencapai tinggi 7 kaki (2,1meter).
Bobot : Lebih dari 700 pon (317, 5 kg).
Beruang Kutub merupakan salah satu penyintas terakhir dan predator terbesar di bumi. Perenang yang kuat serta pemburu tunggal dan cerdik, makhluk yang menakjubkan ini beradaptasi baik dengan kehidupan Artik. Meskipun demikian, dengan begitu banyak sifat mengagumkan, beruang kutub mungkin sedang menuju kepunahan.
Selama 30 tahun terakhir, efek pemanasan global telah meyebabkan penurunan jumlah laut es di Kutub Utara pada musim panas antara 15% - 20%. Beruang kutub menggunakan es di Artik sebagai tempat berkembang biak, membesarkan anak-anak mereka, dan berburu pakan utama mereka yaitu anjing laut. Mencairnya es di Kutub Utara menghasilkan pembentukan es lebih cepat pada musim gugur dan pencairan es lebih awal pada musim semi. Hal ini memperpendek waktu beruang untuk mencari makan dan berkembang biak.
Beruang Kutub mengakumulasikan sebagian besar lemak tubuhnya setiap musim semi dengan memakan anjing laut yang jumlahnya menurun sejalan dengan menurunnya es di kutub utara. Akibatnya, beruang kutub makan lebih sedikit dan menjadi 10% lebih kurus dibandingkan 20 tahun yang lalu. Kemampuan anak-anak Beruang Kutub melalui tahun pertama hidup mereka turun dari 65 % pada tahun 1980-an (tepatnya 1979) menjadi hanya 43% pada saat ini.
Kecendrungan ini, ditambah faktor-faktor lain, mendorong Fish and Wildlife Service Amerika Serikat meminta agar Beruang Kutub dimasukkan ke dalam kategori “Terancam Kepunahan” di bawah Undang-Undang Spesies yang Terancam Punah AS. Jika Beruang Kutub mendapat status resmi “Terancam”, mereka dapat menjadi ikon penting dalam aksi untuk mengatasi pemanasan Global.
GeoWeek.Copyright©2007 The New York Times Syndicate.
Bill Pitzer (wmpitzer@infoartz.com)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar